beberapa foto patung - patung mengerikan didunia


cerpen goosebumps (Karya RL STINE)

JANTUNGKU berpacu. Aku lari... lebih cepat...

semakin cepat1 Aku tak bisa melihatnya, tapi aku

tahu ia mengejarku. Kupaksa kakiku berlari semakin

kencang. Tapi sebuah tangan kurus dengan tulang

bertonjolan memegang bahuku. Ia berhasil

mengejarku! Aku menjerit—dan terbangun!

Mimpi seram. Aku bermimpi tentang itu sejak aku

berumur delapan atau sembilan. Ketika aku masih

anak-anak di Ohio, di belakang rumah kami ada hutan lebat. Di tengah-tengah hutan itu ada

gundukan tinggi batu putih halus. Kami menghindari

batu-batu putih itu. Semua anak di sekitar situ

percaya bahwa ada mayat yang di-kubur di bawahnya.

Aku masih bermimpi tentang batu-batu itu. Aku

melihat batu-batu itu mulai berguncang. LaJu

kulihat sesosok tubuh yang sudah membusuk dan me-

ngerikan memanjat keluar dari bawah dan ter-

huyung-huyung menuju ke rumahku, sambil meng-

geram, "Aku datang untuk mengambilmu, Bobby. Aku

dotting untuk mengambilmu!"

Dari situlah aku mendapat ide untuk cerita ini.

Selamat datang di mimpi burukku....


######

KVUT kayu pohort itu menggores tangan ku.

Batangnya yang kurus bergoyang-goyang di bawahku.

Kueratkan pegang anku pada cabang itu dan

kukerjap-kerjapkan mataku menatap anak-anak di

bawah itu. Tiba-tiba aku merasa pusing. Wajah

nyengir mereka jadi kelihatan buram.

"Ada apa, Willy?" Kudengar Travis memanggilku.

"Kau butuh tangga buat turun?"

"Aku—tak apa-apa," sahutku tergagap. Tapi aku apa-

apa. Aku sudah memanjat setengah tinggi po-hon,

dan tidak ada jalan soma sekali untuk turun.

"Perlu keteleponkan unit pemadam kebakaran?" seru

Travis. Anak-anak lain tertawa seperti biasanya.

Kemudian Travis menyanyikan lagu yang tak asing

lagi itu, "Willy the Wimp!" Willy si Lemah.

Aku ingin menutupi kupingku, tapi tak bisa me-

lepaskan cabang pohon. Cabang itu kupeluk erat-

erat, aku gemetaran. "Namaku Will—bukan Willy!"

Tapi itu malahan membuat mereka menyanyi semakin

keras. "Willy the Wimp! Willy the Wimp!"Sudah berapa tahun aku terpaksa mendengarkan lagu

itu?

Kupejamkan mataku dan kukertakkan gigiku. Aku

benci mereka, termasuk Travis, meskipun ia

sahabat-ku. Tapi aku paling benci diriku sendiri,

karena lemah, penakut, hingga dijuluki Willy the

Wimp.

"Stop!" teriakku. "Stop!" Kuacung-acungkan tin-

juku pada mereka—dan keseimbanganku hilang.

Aku terpelanting dari cabang itu dan merosot di

batang. Kulit kayu menggores tanganku dan mero-bek

depan kemejaku. Aku mendarat dengan keras di

tanah, dan jaruh berlutut. "Wow. Lihat, kau begitu

lagi!" seru Travis. Tanganku berdarah. Aku

menyingkirkan debu dan kulit kayu yang menempel

pada kemejaku, lalu mengibaskan sejumput daun dari

rambutku. Aku memelototi Travis. "Jangan ganggu

aku."

Tetapi ia tidak pernah menggubrisku. Ia selalu

menantangku untuk melakukan hal-hal yang ber-

bahaya. Selalu membual di depan anak-anak lain

bahwa ia pemberani dan aku penakut.

Aku selalu jadi anak terkecil di kelasku. Bahkan

di kelas satu aku kelihatan lebih muda dari semua

anak Mengapa itu membuat mereka merasa berhak

menantangku berkelahi dan menertawakanku?

Sambil berjalan tertatih-tatih pulang, dengan ke-

dua tangan terselip ke dalam saku jinsku, aku ter-

ingat akan beberapa trik licik Travis. Ketika

dalam pelajaran sains ia menjatuhkan gumpalan

kapas besar ke punggungku dan mengatakan itu

tarantula. Ketika ia menyemprot dengan pistol

airnya ke bagian depan celanaku tepat sebelum aku

harus berdiri di depan kelas dan membacakan

laporan buku.Dan semua tantangan konyol itu. Menantangku

menyelam ke dalam Handler's Creek ketika air

sungai kecfl itu hanya beberapa inci dalamnya. Me-

lemparkan topiku ke atas atap sekolah dan

menantangku memanjat ke sana untuk mengambilnya.

Mengatakan ruangan ganti pakaian murid cewek

144

sedang kosong dan menantangku menyelinap ke sana,

padahal ia tahu ruangan itu sedang penuh

cewek

Dan si Tolol Will selalu menerima tantangan itu.

Si Tblol Will menanggapi setiap tantangan.

Pagi berikutnya aku agak terlambat sampai di

sekolah. Aku melangkah masuk kelas dan tercengang

menatap gambar pada papan tulis. Ada yang telah

menggambar pohon besar dengan aku bergelantung-an

pada salah satu cabangnya yang tinggi dan seekor

hiring pada cabang lainnya. Di bawahnya tertulis:

YANG MANA SI KUCING PENAKUT?

Aku berbalik dan ternyata semua anak sedang

nyengir padaku.

Melihat wajah-wajah cengar-cengir itu, aku tahu

aku tak bisa lagi menerima perlakuan ini. Aku tahu

aku harus bertindak. Tapi apa?

Beberapa hari kemudian aku kembali di hutan. Mr.

Kretchmer, guru kami, memimpin kami sekelas ke

Handler's Creek untuk mengumpulkan serangga.

Saat kami menyusuri jalan setapak tanah yang

berkelok-kelok di antara pepohonan, Travis muncul

di sampingku, nyengir seperti biasanya. "Kutantang

kau berenang di sungai kecil itu," katanya.

Kuputar bola mataku. "Ha ha. Lucu sekali." Sudah

berminggu-minggu tidak turun hujan. Bahkan aku

pun tahu sungai kecil itu hanya berupa tanah ber-

lumpur saat ini."Aku akan berjalan lebih dulu untuk melihat apakah

sungai kecil itu sudah kering sampai ke dasarnya,"

Mr. Kretchmer mengumurnkan. "Aku ingin semuanya

sudah siap. Tetap ikuti jalan se-tapak." Ia

berbalik dan bergegas pergi.

Sepatu kami menggilas tanah kering. Sinar mata-

hari yang terang membuat gatal tengkukku. Di depan

tampak segerombolan serangga putih ber-kilauan

terbang beiputar-putar di atas rumput tinggi.

Jalan setapak itu membelok melintasi tanah ter-

buka berumput. Kupindahkan ranselku ke bahuku yang

satunya dan kulihat sebuah gudang kecil yang

terbuat dari kayu di belakang tanah terbuka itu.

Apa itu yang tergeletak di rumput di depan gudang

itu? Aku mengedip-ngedip untuk mem-fokuskan

mataku. "Hei!" Aku berlari. "Hei!"

Aku berhenti beberapa kaki dari gudang itu dan

memandangi laki-laki di atas tanah itu. Ia

berbaring miring dengan kaku, lengan dan kakinya

sangat lurus. Sebuah topeng—topeng wol hitam—

menutupi wajahnya. Lewat lubang matanya aku dapat

melihat bahwa bola matanya terbalik ke atas ke

dalam kepalanya. Hanya bagian putihnya yang

tampak.

"Hei!" Aku memanggil anak-anak lain, suaraku

tinggi dan melengking. Kulambai-lambaikan tanganku

dengan panik. "Hei—ke sini! Cepat!"

Semua anak sekelas berlari-lari datang. Mereka

berhenti ketika melihat mayat yang tergeletak di

rumput itu. Setelah mendesah kaget, setiap anak

mulai bicara pada saat yang bersamaan, sehingga

suasana ribut.

"Apa dia hidup?"

"Kenapa dia pakai topeng?"

"Apa yang terjadi padanya?""Ini—ini mayat," gagapku. "Aku tak percaya. Aku

belum pernah melihat mayat." Aku ternganga

memandangi wajah bertopeng, bola mata putih itu.

"Cepat cari Mr. Kretchmer! Cepat!" teriak seorang

anak cewek.

Tapi tidak ada yang beranjak. Kukira semuanya

terlalu kaget, terlalu ngeri.

Lalu Travis cepat-cepat ke sebelahku, mata hitam-

nya bersinar-sinar, mulutnya mulai cengar cengir

se-perti biasanya. "Will," katanya dengan keras,

cukup keras untuk didengar semua anak. "Will,

berani kau menyentuhnya?"

"Hah?" Aku melangkah mundur. "Menyentuh mayat?"

Cengiran Travis semakin lebar. "Apa kau berani

menarik topengnya dan menyentuh wajahnya?"

Semuanya diam. Aku dapat melihat bahwa semua mata

tertuju padaku.

Aku menatap Travis, lalu berpaling ke mayat itu.

Aku menelan ludah. Kutarik napasku dalam-dalam.

"Aku menantangmu." Travis tahu aku tak pernah

menolak tantangannya. Semua anak sekelas tahu.

"Oke." Aku menelan ludah lagi. "Oke. Aku bisa

melakukannya. Ini sih masalah kecil—ya, kan?" '

Aku maju selangkah kecil ke arah mayat itu, lalu

selangkah lagi. Ketika aku berlutut di sampingnya,

beberapa anak menahan napas. "Benar dia akan

menyentuhnya?" bisik seseorang. "Dia kan penakut,"

sahut Travis. No way, ucapku dalam hati. Aku bukan

penakut. Aku akan melakukannya.

Tanganku gemetar saat kuulurkan untuk meraih

topeng hitam itu. Jari-jariku mencengkeram tepi

bawah topeng itu. Dengan entakan keras, aku mulai

menarik topeng ke atas wajah itu.

Tiba-tiba tangan kanan orang mati itu terulur dan

mencengkeram pergelangan tanganku. "Ohhhhh," aku mengerang pelan. Di belakangku terdengar jeritan

dan teriakan ngeri dari anak-anak lain.

Jari-jari orang mati itu mencengkeram erat lengan-

ku. Matanya yang putih kosong menatapku. Ta-

ngannya yang lain memegang bahuku.

Pekikan dan jeritan terdengar di sekitarku. Aku

bergeming. Aku tak bisa bergerak.

Sambil menatapku dengan matanya yang kosong mayat

itu membuka mulutnya dan berkata dengan suara

parau, "Biarkan... yang... mati... beristirahat!"

"J-jangan—" gagapku. "Lep-lepaskan—" "Biarkan...

yang... mati... beristirahat!" ulang mayat itu

dalam bisikan serak.

Aku berpaKng dan melihat anak-anak berpegang-an,

menjerit-jerit dan menangis.

Tangan orang mati itu berpindah ke leherku.

"Travis—tolong aku!" teriakku. "Travis—tolongi

Bantu aku!"

Travis ragu-ragu sesaat, mukanya pucat pasi,

matanya melirik ke sana-sini dengan panik.

Lalu ia membalikkan badan dan berlari pergi, kabur

ke dalam hutan.

Beberapa anak lari mengejarnya. Sisanya me-

mandangi dengan ngeri saat mayat itu mengencang-

kan cengkeramannya di seputar leherku.

"Biarkan... yang... mati... beristirahat!" Dengan

ge-raman pelan ia mulai mencekikku.

"Kayaknya aku terpaksa menghadapimu sendiri-an!"

teriakku.

Kuremas tangannya dan kusentakkan hingga ter-lepas

dari leherku. Lalu kupegang kepalanya dan kupuntir

kuat-kuat. Sambil mencengkeram tepi topeng aku

mengangkat kepala orang mati itu, ke-mudian

mengempaskannya ke bawah. Membanting-nya ke tanah.

Membantingnya lagi. Lagi. Lagi.Sampai dia tergeletak diam.

Dadaku kembang-kempis mengembuskan dan menghela

napas berkali-kali. Kulepaskan mayat itu dan aku

terhuyung-huyung berdiri. Aku mem-bungkuk, kedua

tanganku bertumpu pada lutut. Aku berusaha

memulihkan napasku kembali.

Semua anak terbelalak memandangiku. Gemetar-an.

Menangis. "Cepat cari Mr. Kretchmer," kataku pada

mereka. "Aku tak apa-apa. Cepat. Cari dia."

Mereka langsung lari, ingin sekali segera me

nyingkir dari situ. Aku mengawasi mereka sampai

mereka menghilang di antara pepohonan.

Lalu aku kembali ke tubuh di tanah itu. "Mereka

sudah pergi, Uncle Jake. Kau bisa bangun' kataku.

"Terima kasih banyak. Sempurna sekali. Mereka tak-

kan pernah memanggilku Willy the Wimp lagi."

Uncle Jake beranjak duduk dan menarik lepas topeng

itu. Ja menyeka keringat dari dahinya. Lalu ia

mengusap-usap bagian belakang kepalanya. "Will,

permainanmu agak kasar," erangnya.

"Maaf," sahutku. "Mungkin aku agak terpengaruh,

Aku ingin itu tadi kelihatan sungguhan."

Uncle Jake adalah pamanku yang paling baik. Ia

lucu sekali dan sangat suka bercanda. Waktu makan

bersama, ia sering kali memamerkan trik memutar

bola matanya hingga hanya bagian putihnya yang

tampak. Minggu lalu ketika aku minta tolong pada-

nya, ia langsung tidak menyia-nyiakan kesempatan

untuk menunjukkan kebolehannya itu.

Kuulurkan tanganku dan kutolong dia berdiri dengan

menghelanya. "Terima kasih sekali lagi," kataku.

"Kita berhasil membuat mereka ketakutan se-tengah

mati, kan?"

Uncle Jake mengangguk. Ia tersenyum padaku. "Aku

senang membanrumu, agar kau tak dihina te-rus. Tapi aku harus pergi sekarang," bisiknya. "Bye,

Will."

Aku mengucapkan good-bye. Lalu kuawasi dia sampai

menghilang di antara pepohonan.

Aku berlari sepanjang perjalanan pulang sekolah

dan menghambur masuk lewat pintu dapur. Aku tak

sabar lagi untuk segera menceritakan pada Mom

sukses besarku bersama Uncle Jake, berhasil me-

ngerjai Travis dan anak-anak lainnya.

Tapi kuurungkan niatku ketika kulihat Mom sedang

menangis. Dagunya gemetaran. Kedua tangan-nya

terkatup rapat.

"Will, aku sangat menyesal," katanya pelan.

"Sangat menyesal..."

"Menyesal? Mom, ada apa?"

"Ada kabar sangat jelek," jawabnya, sambil menyeka

air matanya dengan dua tangan. "Ten-tentang

pamanmu, Uncle Jake. Dia meninggal."

"Hah?" Tiba-tiba sekujur tubuhku seolah diguyur

air es. "Meninggal? Kapan?"

"Tadi malam," sahut Mom. "Suatu saat tadi ma-Iam.

Aku... aku baru saja mendengarivya."

"Tapi—" kataku.

Mom memelukku erat-erat. "Aku sangat menyesal,

Will. Aku tahu kalian berdua sangat dekat. Aku

tahu kau menganggapnya sebagai teman."

Kepalaku serasa berputar. Kutekankan wajahku ke

pipi Mom yang basah.

"Ya," bisikku. "Ya. Dia teman yang bnk sekali

Kutukan Tutankhamen


Pada tahun 1922, seorang pria Inggris yang kaya bernama Howard Carter menemukan lokasi penguburan dari Raja Tutankhamen di dalam situs makam Lembah Raja-raja. Ada banyak peninggalan berharga berupa emas, barang2, dan b
ahkan makanan yang dikuburkan di dalam lokasi ini.


Karena ini adalah penemuan arkeologis besar, banyak ahli arkeologi lain pergi ke situs makam Lembah Raja-raja. Segera setelah itu berbagai hal misterius mulai terjadi. Banyak dari ahli arkeologi, itu yang pernah memasuki makam jatuh sakit dan pada akhirnya meninggal. Diberitakan selama era 1920′s, lebih dari (sekedar) dua lusinan orang ini meninggal tidak lama sesudah memasuki makam Raja Tutankhamen . Inilah permulaan kutukan dari RajaTutankhamen.

Pada tahun 1922, seorang pria Inggris yang kaya bernama Howard Carter menemukan lokasi penguburan dari Raja Tutankhamen di dalam situs makam Lembah Raja-raja. Ada banyak peninggalan berharga berupa emas, barang2, dan bahkan makanan yang dikuburkan di dalam lokasi ini.


Karena ini adalah penemuan arkeologis besar, banyak ahli arkeologi lain pergi ke situs makam Lembah Raja-raja. Segera setelah itu berbagai hal misterius mulai terjadi. Banyak dari ahli arkeologi, itu yang pernah memasuki makam jatuh sakit dan pada akhirnya meninggal. Diberitakan selama era 1920′s, lebih dari (sekedar) dua lusinan orang ini meninggal tidak lama sesudah memasuki makam Raja Tutankhamen . Inilah permulaan kutukan dari RajaTutankhamen.


SUMBER: http://misteridunia.wordpress.com/2008/10/11/kutukan-tutankhamen/#more-253

VISUAL

Kutukan Gadis-Gadis Playboy


Sejak pertama kali diterbitkan pada tahun 1950 oleh Hugh Hefner, hingga saat ini sudah tercatat lebih dari 600 perempuan muda bertubuh seksi pernah menjadi cover majalah Playboy.


Namun dari jumlah tersebut, tidak semuanya bisa masuk dalam kategori centerfold atau Playmate of the Month. Kabarnya, perempuan seksi yang masuk dalam kategori centerfold atau Playmate of the Month ini adalah perempuan pilihan yang dinilai editor Playboy layak menjadi bintang dalam edisi bulanan atau tahunan.


Namun sayangnya, ada kabar miring mengenai para perempuan seksi ‘milik’ Hugh Hefner ini. Selain berusia pendek, kematian para perempuan ini selalu diliputi teka-teki. Selain Anna Nicole Smith yang meninggal di usia 39 tahun akibat over dosis, tercatat masih banyak mantan model majalah Playboy lain yang bernasib sama buruknya seperti Anna. “Kecelakaan mobil, kecelakaan pesawat, overdosis, bunuh diri dan dibunuh adalah serangkaian nasib naas yang merengut hidup gadis-gadis Playboy sebelum usia mereka menginjak 50 tahun,” demikian tulis reuters.com. “Sungguh mengerikan, ini seperti sebuah kutukan. Nasib mereka ternyata tidak secantik wajahnya,” ujar Peter Gowland, fotografer majalah Playboy pada tahun 1950an hingga 1960an.

Sebut saja aktris seksi Marilyn Monroe, yang pernah menjadi Playmate of the Month majalah Playboy untuk edisi awal, ditemukan tewas overdosis pil tidur pada 1962 di usianya yang ke-36. Menyusul kemudian Jayne Mansfield. Perempuan berusia 34 tahun ini pernah menjadi Playmate of the Month majalah Playboy pada tahun 1967. Ia ditemukan tewas dalam kecelakaan mobil pada tahun yang sama. Kemudian Paige Young yang pernah manjadi Playmate of the Month majalah Playboy pada tahun 1968. Ia ditemukan tewas di apartemennya pada tahun 1974 karena over dosis. Nasib tragis juga menimpa Eve Meyer, Playmate of the Month majalah Playboy tahun 1955 ini meninggal pada tahun 1977 dalam tabrakan pesawat naas saat akan take-off di Tenerife, Pulau Canary. Saat itu Eve telah berusia 46 tahun.

Pada tahun 1980, kematian Dorothy Stratten merupakan kematian gadis Playboy yang paling banyak mengundang perhatian. Dorothy menjadi Playmate of the Month majalah Playboy pada tahun 1980. Ia meninggal karena ditembak suaminya ketika usianya baru menginjak 20 tahun. Kemudian pada tahun 1997, Ellen Louise Maligo, ditemukan meninggal akibat bunuh diri dengan meminum pil tidur di usianya yang ke 40.
Tonya Crews, Carol Willis dan Claudia Jennings, ketiganya terpilih sebagai Playmate of the Year tahun pada tahun 1970. Anehnya, ketiganya tewas dalam waktu yang hampir bersamaan dengan cara yang sama, yaitu kecelakaan mobil. Saat itu ketiganya masih berusia 20 tahun. Pada tahun 2002, Elisa Bridges ditemukan tewas di kamar tidurnya pada usia 28 tahun akibat over dosis.
Dalam bukunya yang berjudul The Playmate Book: Six Decades of Centerfolds, Gretchen Edgren, penulis yang juga pernah menjadi editor di majalah Playboy ini mengatakan bahwa sangat disayangkan karena gadis-gadis Playboy ini meninggal diusia yang masih sangat muda dan dengan cara yang tidak wajar.




SUMBER: http://misteridunia.wordpress.com/2008/09/25/kutukan-gadis-gadis-playboy/#more-715

VISUAL

Benarkah Manusia Pernah Hidup Bersama Dinosaurus?



Seperti yang kita ketahui,Para Dinosaurus pertamakali muncul 228 juta tahun silam , dan mereka bertahan hidup dengan waktu yang sangat lama hingga sekitar 65 juta tahun yang lalu.(Sebagai p

erbandingannya,manusia muncul sekitar tiga juta tahun yang lalu)
Era ketertarikan pada Dinosaurus dimulai pada tahun 1820-an , ketika seorang pendeta, William Buckland dan seorang ahli fisika , Gideon Mantell secara terpisah menemukan beberapa tulang aneh dan sangat besar di pertambangan Inggris bagian selatan.
Pada tahun 1842,seorang ahli anatomi Inggris , Richard Owen, mengusulkan agar hewan raksasa yang telah punah ini sebaiknya diberi nama Dinosaurus , dari kata dalam bahasa Yunani yang berarti “Kadal yang menakutkan”.

Film pertama yang memunculkan dinosaurus adalah film tahun 1912 buatan D.W. Griffith dengan judul Man’s Genesis (Dinosaurusnya masih lucu-lucu disini,sama sekali ngga’ serem , coba cari infonya di Google).

Namun film Dinosaurus pertama yang paling menarik perhatian adalah Gertie the Dinaosaur , sebuah film animasi pada tahun 1914.

Sejak itu,dibuatlah ratusan film yang menampilkan dinosaurus , termasuk film menarik pada tahun 1966 yang berjudul One Million Years B.C. Ini film pertama yang menampilkan manusia hidup berdampingan dengan Dinosaurus.
Teman-teman masih ingat dengan film kartun The Flinstone?disana dikisahkan juga manusia hidup bersama dengan hewan-hewan ini.

Menurut para ahli , teori yang menyebutkan manusia pernah hidup sezaman dengan Dinosaurus itu tidak dapat dibenarkan sama sekali , karena semua ini hanyalah sebatas fantasi.
Dalam ilmu arkeologi memiliki banyak teknik penanggalan tersendiri,seperti teknik penanggalan radio karbon serta teknik penanggalan potasium argon.Kedua teknik penanggalan ini sangat dapat diandalkan dan akurat.

Semuanya menegaskan bahwa Dinosaurus punah 65 juta tahun yang lalu,pada saat itu manusia pun belum muncul.Jadi,jika kita tidak hidup bersama dinosaurus paling tidak kita hidup bersama keturunan dekat mereka.

Tapi,kali ini saya mau menunjukkan beberapa bukti yang barangkali bisa merubah pandangan para ahli-ahli dari berbagai disiplin ilmu tsb ada sebuah kemungkinan memang benar bahwa terdapat manusia modern yang pernah hidup sejaman dengan Dinosaurus.

Diatas ini adalah fosil jari manusia “modern” berusia lebih dari 100 juta tahun!!. Suatu temuan yang bisa dibilang sangat mengejutkan apabila kita lihat dari usia fosil tsb.
Jika kita lihat dari periode itu, berarti si manusia modern yang mempunyai jari ini memang benar-benar hidup sejaman dengan mereka para Dinosaurus.

“Doktor Brosshil, Ketua Fakultas Geologi, Institut Berry, Kentucky, Amerika Serikat pada tahun 1938 mengumumkan bahwa ia menemukan 10 jejak binatang yang menyerupai manusia di karang pasir pada zaman karbon. Foto mikroskop dan infra merah membuktikan, bahwa semua jejak ini adalah tercipta secara alami dari pijakan kaki manusia, dan bukan diukir oleh tangan manusia. Menurut perkiraan, batu-batu yang meninggalkan jejak kaki manusia ini sejarahnya diperkirakan telah mencapai 250 juta tahun lamanya.

Pada saat yang lebih awal lagi, ada orang di kota St.Loui, tepi sungai Mississippi, Amerika Serikat, pernah menemukan sepasang jejak kaki manusia di sebuah batu karang. Menurut penilaian ahli geologi, sejarah batuan ini kira-kira sudah 270 juta tahun lamanya.

Penemuan yang lebih unik lagi adalah Sumber Antilop di Utah, Amerika Serikat. Seorang penggemar bernama Missanter pada bulan Juni tahun 1968 menemukan beberapa bongkah fosil trilobite. Dia menceritakan bahwa di saat dia menggunakan palu geologi dengan ringan mengetuk untuk membuka selempengan batu, lempeng batu-batu terbuka sama seperti sebuah buku, dia dengan terkejut menemukan jejak kaki seorang manusia pada permukaan batu yang sedang menginjak trilobite pada bagian tengahnya, sedangkan kepingan batu yang satunya lagi juga hampir memperlihatkan bentuk jejak kaki yang sempurna, namun yang semakin membuat orang merasa heran adalah ternyata beberapa orang itu mengenakan sandal!

Kemudian, pada bulan Juli 1968, ahli geologi ternama Doktor Bedick berinisiatif pergi sendiri ke Sumber Antilop untuk melakukan penyelidikan, lalu menemukan lagi sebuah jejak kaki anak kecil. Pada bulan Agustus 1968, seorang pengajar di sekolah pemerintah di kota danau garam yang bernama Howard menemukan lagi dua jejak kaki manusia yang mengenakan sepatu di sebuah batuan yang sama yang mengandung fosil trilobite.

Trilobite adalah binatang samudera yang halus-kecil dan tidak memiliki ruas tulang belakang, satu spesies dengan udang dan kepiting. Waktu keberadaannya di bumi di mulai sejak 600 juta tahun yang lampau hingga punah pada 280 juta tahun yang silam”

Semakin membingungkan?

Mari kita bandingkan :
*Fosil pertama : Fosil Jari telunjuk manusia modern diatas berusia 100 juta tahun (periode ini sudah ada Dinosaurus)
*Fosil kedua : Fosil Jejak kaki manusia yang seperti menggunakan alas kaki diatas berusia 250 tahun (periode ini sudah ada Dinosaurus)

Perbandingannya Dinosaurus punah 65 juta tahun silam,berarti memang benar ada manusia yang pernah hidup sezaman dengan Dinosaurus dong?hahaha

Ok deh,mungkin ini bisa dikatakan sebagai suatu misteri terbesar juga , jika benar manusia modern telah muncul pada masa-masa itu, berarti itu jauh dari perkiraan para ahli yang menyebutkan kemunculan manusia modern sekitar 30.000 thn silam.

Apa mungkin orang-orang ini datang dari masa depan dengan mesin waktu ya?Apa mungkin cara penghitungan karbonnya yang salah? Bagaimana menurut pendapat teman-teman tentang masalah ini?

Tambahan :
Bagi teman-teman yg belum tahu maksud dari penanggalan potasium argon dan penanggalan radio karbon,berikut penjelasannya :

Penanggalan radio karbon adl cara menghitung sisa2 dari sesuatu yang hidup berdasarkan kandungan karbon mereka.Ini cukup akurat untuk menghitung usia peninggalan hingga 50.000 tahun lalu

Penanggalan Potasium Argon adl cara menghitung usia batu tempat relik itu ditemukan melalui kandungan potasium dan argon mereka.Sisa manusia di Afrika ditandai dengan cara ini.



SUMBER:http://misteridunia.wordpress.com/2008/10/09/benarkah-manusia-pernah-hidup-bersama-dinosaurus/#more-1169

VISUAL

Missing Link Teori Evolusi Darwin


Nama Charles Darwin tidak asing lagi bagi telinga kita. Dalam Origin of Species-nya tahun 1859 yang sangat populer merombak pemikiran dunia tsb. Semua kehidupan di muka bumi di jejak ulang baik itu primata
, mamalia, vertebrata hingga ke bentuk kehidupan paling sederhana yang di asumsikan sudah ada milyaran tahun lalu.
Namun seiring dengan bertambahnya penemuan fosil-fosil disana-sini bertambahlah kebingungan para ilmuwan. Mrk berkesimpulan bentukawal species manusia berawal di Asia sejak 500.000 ribu tahun yang lalu. Penemuan di Afrika Timur membawa tambahan informasi bahwa transisi dari bentuk tersebut kebentuk kera yang menyerupai manusia (homonids) terjadi pada 14 juta tahun yang lalu. Dan baru setelah melewati proses sangat lamban 11 juta tahun kemudian muncul bentuk yang layak diklasifikasikan sebagai Homo.

Jenis pertama dlm klasifikasi ini adalah Advanced Australophitecus dari Afrika sekitar 2 juta tahun yang lalu. Setelah sekitar 1 juta tahun baru muncul Homo Erectus dan ditambah lagi 900.000 tahun (50.000 SM) barulah muncul jenis manusia primitive pertama yaitu, Neanderthal. Yang perlu dicatatadalah perkakas primitive seperti batu tajam yang dipergunakan Advanced Australophitecus dan Neandertha berbentuk hamper mirip, padahal rentang waktu amsa antara kedua jenis tersebut adalah 2 juta tahun. Artinya selama rentang masa itu perkembangan peradaban dan intelektualitas berjalan dalam percepatan yang sangat lambat.

Lalu secara mendadak dan tiba-tiba 35.000 tahun lalu muncul suatu species baru yaitu Homo Sapiens (manusia berfikir) di wilayah Mediterania, setelah punahnya species Neanderthadengan sebab yang diperkirakan oleh para ahli akibat kondisi iklim yang memburuk pada waktu itu. Species baru ini yang disebut Homo Sapiens atau Cro Magnon sudah memiliki bentuk fisik seperti kita sekarang ini, dan memiliki peradaban yang lebih maju dibandingkan species sebelumnya. Mrk hidup di gua-gua, sudah mengenal pakaian dan perkakas yang lebih halus dan fungsional yang dibuat dari kayu dan tulang. Lukisan2 yang ditemukan di dinding2 gua tsb menunjkan bahwa mereka sudah memiliki cita rasa seni, emosi dan religi.

Disinilah letak missing link teori Darwin, Mengapa bisa terjadi lonjakan species, peradaban, kebudayaan dan tehnologi seperti itu.? Menurut Prof. Theodosius Dobhansky pengarang buku Mankind Evolving, yang paling mengherankan adalah bukan keterbelakangan manusia purba, tetapi adalah kemajuan kita, manusia moderen yang sangat pesat. Menurutnya dengan percepatan evolusi normal manusia sekarang harus nya masih dalam tahap primitive, utk mengembangkan perkakas batu saja diperlukan 2 juta tahun lagi. Dan mungkin dengan evolusi 10 jt tahun lagi manusia baru mencapai dasar ilmu astronomi dan matematika. Tapi justru kita, manusia yang hanya berselisih sekitar 50.000 tahun saja sudah dapat mendaratkan pesawat dibulan dengan tehnologi computer.

Ralph Solecki, arkeolog yang menemukan penemuan yang sangat mengejutkan digua Shanidar Timur tengah pada tahun 1957. Pada saat penggalian tsb terkuak bukti-bukti bahwa peradaban manusia tidak menunjukan kemajuan seiring dengan perjalan waktu, melainkan malah menunjukan kemunduran.dari tahun 27.000 SM hingga 11.000 SM ditemukan bukti bahwa populasi manusia menyusut dan hamper punah dari seluruh area tsb selama masa 16.000 tahun. Lalu di titik 11.000 SM itulah muncul jenis Homo Sapiens yang langsung dan sekaligus membawa peradaban, budaya, dan tehnologi yang jauh lebih maju.

Lalu akan timbul pertanyaan dalam benak kita, “ apakah kita atau leluhur kita bisa mencapai peradaban dan tehnologi tsb dengan usaha sendiri atau ada campur tangan pihak lain, ( misalnya pewarisan) tehnologi dari peradaban lain yang lbh maju…?”

Kebudayaan yang sudah maju pada jaman dahulu:

1. Manusia Lembah Sungai Nil
Kita semua tahu kl bangsa Mesir kuno adalah penghuni sungai Nil memiliki pengetahuan yang sangat luas dibidang geometri ( ilmu ukur ruang ) , matematika, dan astronomi. Semua berwujud dalam bentuk piramida Giza yang telah berdiri lebih dari 5000 tahun. Salah satu pencapaian terbesar bangsa Mesir adalah mencinptakan system kalender berdasarkan pergerakan bulan. Lalu pada tahun 3000 SM, mereka juga menciptakan kalender matahari 365 hari serupa kalender Gregorian yang kita pakai sekarang. Sorang ahli arkeoastronomi Robert Bauval mengemukan bahwa susunan kompleks piramida Giza identik dengan susunan rasi bintang Orion…begitu juga dengan bangunan2 kuno lainnya di Mesir.. sungguh maju sekali ilmu pengetahuan mereka.


2. Kebudayaan Maya & Inca
Kebudayaan Maya & Inca adalah kebudayaan yang paling maju di wilayah Amerika Latin. Bisa dilihat dari bangun peninggalan mereka, seperti kuil Matahari dan Piramida dunia baru. Ditilik dari strukturnya bangunan ini berfungsi utk mengamati pergerakan bulan dan matahari. Bangsa Maya juga telah mengenal planet Venus dan menganggap ini menjadi hal yang penting dlm kehidupan mrk. Bangsa Maya juga mengenal system kalender, bahkan system kalender bangsa Maya ini adalah system kalender yang paling akurat.di dunia. Lebih akurat dari pada system kalender yang kita gunakan sekarang yang masih harus menambah satu hari utk tiap tahun kabisat. Beberapa bangunan terkenal lainya seperti Chichen Itza dan Istana Uxmal dirancang sedemikian rupa posisnya sehingga menghadap ke Venus pada saat terbit pertama kali dilangit paling selatan..Sungguh sangat maju astronomi mrk….


Dari mana semua ini berasal?
Ahli purbakala Graham Hancock dalam esainya tahun 2000 mengemukakan teori bahwa komplek kuil Angkor Wat di Kamboja merepleksikan susunan rasi bintang Draco, dan dalam risetnya mengenai kota yang hilang Atlantis berpendapat bahwa kemungkinan besar penduduk Atlantislah yang pada saat itu telah memiliki pengetahuan yang sangat luas dan mewariskan pengetahuan tsb ke bangsa2 lainnya. Sebelum akhirnya mereka musnah karena percobaan kristal yang mengakibatkan Atlantis tenggelam. Teori yang menarik, mengingat rata2 bangunan ini dibangun pada rentang waktu 12.000 – 3.000 tahun yang lalu. Dikala manusia pada saat itu msh pada jaman batu.

Dengan asumsi teori Darwin maka sulit di percaya manusia yang masih primitif memiliki metode konstruksi banguan raksana dengan tingkat presisi geometri mengagumkan dan salah satu motifnya adalah pengamatan astronomi, tanpa bantuan alat2 berat atau mesin canggih yang dimiliki manusia moderen sekarang…Bahkan saking komplek dan raksasanya bangun tsb, diragukan kl manusia sekarang bisa meniru pembuatan struktur tsb.
Misteri & Asal Mula DNA

DNA ( Dioxyribo Nucleic Acid ) sebagai susunan struktur dasar pembentuk kehidupan sudah dikenal dalam ilmu biologi dan genetika abad 20. Menjadi popular oleh ilmuwan pemenang Nobel Biologi bernama Francis Crick yang menemukan struktur double helix dari DNA. Melalui teorinya yang mencengangkan, yaitu Directed Panspermia pada tahun 1973. Crick mendeklarasikan “ kami sudah menemukan rahasia awal mula kehidupan” asumsi dasar teori tsb adalah berdasarkan bukti2 yang ditemukan dalam penelitiannya iya sampai pada satu kesimpulan bahwa “ ASAL MULA DNA BUKANLAH DARI BUMI ” melainkan dating dari suatu tempat diluar bumi. Crick menemukan bahwa asal mula bentuk kehidupan di dunia ini berasal dari sumber yang tunggal bukan dari sumber yang jamak. Dan dalam kasus DNA manusia unsur-unsur kimia pembentuknya justru lebih banyak terdiri dari unsur-unsur yang tidak banyak terdapat dibumi. Sungguh aneh memang jika DNA diasumsikan terjadi karena proses kimia dan fisika dibumi, kenapa justru DNA itu sendiri banyak mengandung unsur2 yang justru langka di bumi..

Hipotesis Crick :
1. Code genetic adalah indentik pada semua mahluk hidup
2. Bentuk2 kehidupan awal muncul secara tiba2 dibumi ini, tanpa asanya tanda2 eksistensi dari nenek moyang sebelumnya.

Mungkinkah DNA ini berasal dari luar bumi sana? Mungkin sekali dan sampai saat ini belum ada bantahan mengenai teori Crick ini, malah beberapa ilmuwan justru menguatkan teori tersebut. Dan DNA ini tidak mungkin terbawa secara tidak sengaja oleh komet atau meteor karena sesuatu yang hidup akan menglami kematian diperjalan tersebut. Kemungkina lain jg bahwa DNA ini di bawa dengan transfortasi khusus ke bumi dan siapapun yang membawanya kemudian melakukan penanaman genetic. Dan apakah munculnya Homo sapiens secara tiba2 akibat dari penanaman kode genetic ini….??





SUMBER:http://misteridunia.wordpress.com/2008/10/02/missing-link-teori-evolusi-darwin/#more-1066


VISUAL