Tengkorak Kristal Maya



Sudah nonton indiana jones
terakhir di bioskop? Salah satu
cuplikan tema film di dalam nya
ada tentang tengkorang kristal

suku maya..
Sebenarnya, ada satu hal yang
menarik yang akan aq paparkan
mengenai hubungan Kalender
Bangsa Maya dengan benda
peninggalan kebudayaan mereka
yang lain, yaitu Crystal Skull/
Tengkorak Kristal Bangsa
Maya.Tapi kali ini aq minta opini
dari teman-teman mengenai
kisah ini,apakah bisa dipercaya
atau tidak.
Crytal Skull merupakan salah
satu artifak peninggalan Bangsa
Maya yang paling fenomenal
setelah Mayan Calendar.
Dikisahakan, ketika pada waktu
dua peradaban maju masa silam,
Atlantis dan Lemuria hancur
diterpa oleh bencana yang
teramat dasyat,setidaknya ada 13
buah tengkorak crystal yang
ditinggalkan bangsa Atlantis
untuk para turunannya yang
berhasil selamat dari bencana
tersebut.
Para turunannya yang berhasil
selamat tersebut tak lain adalah
Bangsa Maya sendiri.
Seperti yang dikemukakan oleh
banyak para sejarawan,Maya
merupakan turunan dari Bangsa
Atlantis yang berhasil selamat
dari bencana dan kembali
membuat satu tonggak
peradaban baru ditempat
mereka berhasil menyelamatkan
diri (Kawasan Mesoamerika/
Amerika Latin).
Kini, ke-13 tengkorak Kristal
tersebut telah banyak yang
menghilang, mungkin telah
tersebar diberbagai kawasan
didunia.
Namun, terdapat suatu rahasia
besar yang tersembunyi dibalik
ke-13 tengkorak kristal tersebut.
Menurut beberapa lembaran
kisah yang dituliskan Bangsa
Maya untuk peradaban
manusia,jika ke-13 tengkorak
kristal ini digabungkan bersama,
tengkorak2 ini dapat menyingkap
informasi tentang asal usul kita
dan bagaimana cara untuk
menghindari bencana di masa
yang akan datang.
Nenek moyang mereka dapat
membuatnya berbicara,dan
rahangnya dapat bergerak. Nah,
sekarang mari kita lepas dari
legenda diatas, Kini kita
membicarakan tentang misteri
dari Crystal Skulls yang
lainnya,yaitu bagaimana
menjelaskan cara peradaban
manusia masa lalu memahat
tengkorak-tengkorak ini dengan
bentuk yang sangat2 detail dan
sempurna?
Perlu kita ketahui,dengan
menggunakan peralatan masa
kini yang serba canggih dan
modern saja, kira2 dibutuhkan
satu tahun untuk memahatnya.
Belum lagi mungkin hasil
pahatnya tidak sesempurna
beberapa Crystal Skulls yang
orisinil, baik itu bentuk dari
pahatannya maupun
karakteristiknya yang mampu
bertahan menghadapi
goncangan-goncangan dan
panas bumi.
Lalu teknologi seperti apakah
yang mereka gunakan untuk
menciptakan sebuah mahakarya
yang tak ternilai harganya itu?
Itulah salah satu pertanyaan
yang masih sulit diterangkan
oleh para Ilmuwan sampai saat
ini,apalagi kita ketahui bahwa
kristal merupakan jenis
karakteristik mineral dengan
struktur molecular symmetry
yang sangat sempurna,sehingga
sedikit saja melakukan kesalahan
dalam memotong dan mengukir
melawan poros ini, maka kristal
akan hancur.Sungguh sangat
rumit,walaupun dikerjakan
dengan teknologi yang sangat
canggih sekalipun.



VISUAL

ATLANTIS DI INDONESIA?


MUSIBAH alam beruntun dialami
Indonesia. Mulai dari tsunami di
Aceh hingga yang mutakhir
semburan lumpur panas di Jawa

Timur. Hal itu mengingatkan kita
pada peristiwa serupa di wilayah
yang dikenal sebagai Benua
Atlantis. Apakah ada hubungan
antara Indonesia dan Atlantis?

Plato (427 – 347 SM)
menyatakan bahwa puluhan ribu
tahun lalu terjadi berbagai
letusan gunung berapi secara
serentak, menimbulkan gempa,
pencairan es, dan banjir.
Peristiwa itu mengakibatkan
sebagian permukaan bumi
tenggelam. Bagian itulah yang
disebutnya benua yang hilang
atau Atlantis.
Penelitian mutakhir yang
dilakukan oleh Aryso Santos,
menegaskan bahwa Atlantis itu
adalah wilayah yang sekarang
disebut Indonesia. Setelah
melakukan penelitian selama 30
tahun, ia menghasilkan buku
Atlantis, The Lost Continent
Finally Found, The Definitifve
Localization of Plato’s Lost
Civilization (2005). Santos
menampilkan 33 perbandingan,
seperti luas wilayah, cuaca,
kekayaan alam, gunung berapi,
dan cara bertani, yang akhirnya
menyimpulkan bahwa Atlantis itu
adalah Indonesia. Sistem
terasisasi sawah yang khas
Indonesia, menurutnya, ialah
bentuk yang diadopsi oleh Candi
Borobudur, Piramida di Mesir,
dan bangunan kuno Aztec di
Meksiko.
Bukan kebetulan ketika
Indonesia pada tahun 1958, atas
gagasan Prof. Dr. Mochtar
Kusumaatmadja melalui UU no.
4 Perpu tahun 1960,
mencetuskan Deklarasi
Djoeanda. Isinya menyatakan
bahwa negara Indonesia dengan
perairan pedalamannya
merupakan kesatuan wilayah
nusantara. Fakta itu kemudian
diakui oleh Konvensi Hukum
Laut Internasional 1982. Merujuk
penelitian Santos, pada masa
puluhan ribu tahun yang lalu
wilayah negara Indonesia
merupakan suatu benua yang
menyatu. Tidak terpecah-pecah
dalam puluhan ribu pulau
seperti halnya sekarang.
Santos menetapkan bahwa pada
masa lalu itu Atlantis merupakan
benua yang membentang dari
bagian selatan India, Sri Lanka,
Sumatra, Jawa, Kalimantan, terus
ke arah timur dengan Indonesia
(yang sekarang) sebagai
pusatnya. Di wilayah itu terdapat
puluhan gunung berapi yang
aktif dan dikelilingi oleh
samudera yang menyatu
bernama Orientale, terdiri dari
Samudera Hindia dan Samudera
Pasifik.
Teori Plato menerangkan bahwa
Atlantis merupakan benua yang
hilang akibat letusan gunung
berapi yang secara bersamaan
meletus. Pada masa itu sebagian
besar bagian dunia masih diliput
oleh lapisan-lapisan es (era
Pleistocene). Dengan meletusnya
berpuluh-puluh gunung berapi
secara bersamaan yang sebagian
besar terletak di wilayah
Indonesia (dulu) itu, maka
tenggelamlah sebagian benua
dan diliput oleh air asal dari es
yang mencair. Di antaranya
letusan gunung Meru di India
Selatan dan gunung Semeru di
Jawa Timur. Lalu letusan gunung
berapi di Sumatera yang
membentuk Danau Toba dengan
pulau Somasir, yang merupakan
puncak gunung yang meletus
pada saat itu. Letusan yang
paling dahsyat di kemudian hari
adalah gunung Krakatau
(Krakatoa) yang memecah
bagian Sumatera dan Jawa dan
lain-lainnya serta membentuk
selat dataran Sunda.
Atlantis berasal dari bahasa
Sanskrit Atala, yang berarti surga
atau menara peninjauan (watch
tower), Atalaia (Potugis), Atalaya
(Spanyol). Plato menegaskan
bahwa wilayah Atlantis pada saat
itu merupakan pusat dari
peradaban dunia dalam bentuk
budaya, kekayaan alam, ilmu/
teknologi, dan lain-lainnya. Plato
menetapkan bahwa letak Atlantis
itu di Samudera Atlantik
sekarang. Pada masanya, ia
bersikukuh bahwa bumi ini datar
dan dikelilingi oleh satu
samudera (ocean) secara
menyeluruh. Ocean berasal dari
kata Sanskrit ashayana yang
berarti mengelilingi secara
menyeluruh. Pendapat itu
kemudian ditentang oleh ahli-
ahli di kemudian hari seperti
Copernicus, Galilei-Galileo,
Einstein, dan Stephen Hawking.
Santos berbeda dengan Plato
mengenai lokasi Atlantis.
Ilmuwan Brazil it berargumentasi,
bahwa pada saat terjadinya
letusan berbagai gunung berapi
itu, menyebabkan lapisan es
mencair dan mengalir ke
samudera sehingga luasnya
bertambah. Air dan lumpur
berasal dari abu gunung berapi
tersebut membebani samudera
dan dasarnya, mengakibatkan
tekanan luar biasa kepada kulit
bumi di dasar samudera,
terutama pada pantai benua.
Tekanan ini mengakibatkan
gempa. Gempa ini diperkuat lagi
oleh gunung-gunung yang
meletus kemudian secara
beruntun dan menimbulkan
gelombang tsunami yang
dahsyat. Santos menamakannya
Heinrich Events.
Dalam usaha mengemukakan
pendapat mendasarkan kepada
sejarah dunia, tampak Plato
telah melakukan dua kekhilafan,
pertama mengenai bentuk/posisi
bumi yang katanya datar. Kedua,
mengenai letak benua Atlantis
yang katanya berada di
Samudera Atlantik yang
ditentang oleh Santos. Penelitian
militer Amerika Serikat di wilayah
Atlantik terbukti tidak berhasil
menemukan bekas-bekas benua
yang hilang itu. Oleh karena itu
tidaklah semena-mena ada
peribahasa yang berkata,
“Amicus Plato, sed magis amica
veritas.” Artinya,”Saya senang
kepada Plato tetapi saya lebih
senang kepada kebenaran.”
Namun, ada beberapa keadaan
masa kini yang antara Plato dan
Santos sependapat. Yakni
pertama, bahwa lokasi benua
yang tenggelam itu adalah
Atlantis dan oleh Santos
dipastikan sebagai wilayah
Republik Indonesia. Kedua,
jumlah atau panjangnya mata
rantai gunung berapi di
Indonesia. Di antaranya ialah
Kerinci, Talang, Krakatoa,
Malabar, Galunggung,
Pangrango, Merapi, Merbabu,
Semeru, Bromo, Agung, Rinjani.
Sebagian dari gunung itu telah
atau sedang aktif kembali.
Ketiga, soal semburan lumpur
akibat letusan gunung berapi
yang abunya tercampur air laut
menjadi lumpur. Endapan
lumpur di laut ini kemudian
meresap ke dalam tanah di
daratan. Lumpur panas ini
tercampur dengan gas-gas alam
yang merupakan impossible
barrier of mud (hambatan
lumpur yang tidak bisa dilalui),
atau in navigable (tidak dapat
dilalui), tidak bisa ditembus atau
dimasuki. Dalam kasus di
Sidoarjo, pernah dilakukan
remote sensing, penginderaan
jauh, yang menunjukkan adanya
sistim kanalisasi di wilayah
tersebut. Ada kemungkinan
kanalisasi itu bekas penyaluran
semburan lumpur panas dari
masa yang lampau.
Bahwa Indonesia adalah wilayah
yang dianggap sebagai ahli waris
Atlantis, tentu harus membuat
kita bersyukur. Membuat kita
tidak rendah diri di dalam
pergaula internasional, sebab
Atlantis pada masanya ialah
pusat peradaban dunia. Namun
sebagai wilayah yang rawan
bencana, sebagaimana telah
dialami oleh Atlantis itu, sudah
saatnya kita belajar dari sejarah
dan memanfaatkan
perkembangan ilmu
pengetahuan mutakhir untuk
dapat mengatasinya.



VISUAL

Unidentified Submarine Object


Lebih dari 100 tahun
belakangan, para awak kapal
yang sedang menjelajahi lautan
dibingungkan dengan

penampakan-penampakan objek
tak dikenal yang muncul dari
dalam laut dan terbang dengan
kecepatan tinggi. Objek-objek
seperti ini kemudian diberi
julukan Unidentified Submerged
Objek (USO) atau Objek bawah
air tak dikenal. Banyak yang
percaya kalau objek misterius ini
sesungguhnya sama dengan UFO
yang sering terlihat di udara.
Karena itu, kadang objek ini juga
sering disebut dengan istilah
UFO air.

Pada tahun 329 SM, pasukan
Alexander agung disebut
menjumpai dua objek berbentuk
piringan yang muncul dari sungai
Jaxartes di india. Menurut
legenda, Alexander begitu
terpesona dengan penampakan
itu sehingga ia menghabiskan 6
tahun berikutnya untuk
menjelajahi sungai itu dengan
peralatan penyelam pertama di
dunia.
Christopher Colombus juga
disebut pernah menjumpai objek
bawah air tak dikenal. Pada
tanggal 11 Oktober 1492, kapal
Santa Maria yang ditumpangi
oleh Colombus sedang melewati
wilayah segitiga Bermuda.
Kemudian, mereka melihat
cahaya-cahaya aneh berkelap-
kelip di dalam air disusul dengan
munculnya sebuah objek
berbentuk piringan yang segera
terbang dengan cepat ke
angkasa.
Tidak ada yang bisa memastikan
apa yang dilihat oleh Alexander
agung atau Colombus. Ratusan
tahun kemudian, kita kembali
menemukan banyak laporan
penampakan serupa. Contohnya
seperti kesaksian-kesaksian di
bawah ini:
Pada tanggal 18 Juni 1845, Malta
Times melaporkan:
“Saat itu kapal brigantine
Victoria berada sekitar 900 mil di
sebelah timur Adalia ketika para
awak kapal melihat tiga objek
bercahaya muncul dari dalam
air. Objek-objek itu terlihat
selama 10 menit dan terbang
setengah mil dari kapal.”
Menurut para awak yang
menyaksikannya, objek-objek itu
terlihat berukuran seperti bulan
purnama. Penampakan ini juga
dilaporkan oleh saksi lain yang
berasal dari Adalia, Siria dan
Malta.
Quote:
Pada tanggal 12 November 1887,
di dekat tanjung Race, sebuah
bola api besar muncul dari laut,
naik 20 meter, lalu mendekati
sebuah kapal yang ada di
dekatnya, yaitu kapal uap Inggris
bernama Siberian. Objek itu
bergerak menentang arah angin,
kemudian mundur dan terbang
menjauh. Peristiwa ini dilaporkan
dan didiskusikan oleh majalah
Nature, L’Astronomie, dan
Meteorological Journal.
Pada malam tanggal 10 Februari
1951 seorang pilot angkatan
udara Amerika bersama
rekannya sedang menerbangkan
pesawatnya dari Islandia menuju
Newfoundland. Ketika
pesawatnya berada pada jarak
sekitar 300 mil dari
Newfoundland, mereka melihat
sebuah objek bercahaya muncul
dari dalam laut.
“Ketika kami semakin dekat
dengan objek yang berkilauan
ini, ia berubah menjadi
lingkaran-lingkaran cahaya putih
yang besar di atas air. Lalu, kami
melihat sebuah lingkaran cahaya
berwarna kuning yang kecil,
lebih kecil dibanding objek yang
melepaskan lingkaran cahaya itu,
pada jarak 15 mil. Ketika objek
itu terbang mendekati pesawat
kami, kami bisa melihat sebuah
pesawat berkubah yang
melepaskan korona.”
7 tahun kemudian, objek bawah
air tak dikenal kembali menjadi
subjek pemberitaan.
Pada bulan Mei 1958, sebuah
kapal selam misterius terlihat
oleh para awak kapal perang
Argentina. Kapal selam itu,
walaupun kadang terlihat oleh
mata, tidak bisa terlacak oleh
sonar, hydrophones atau radar.
14 kapal perang Argentina
kemudian memburu kapal selam
itu sambil sesekali menembakkan
torpedo kearahnya. Namun tidak
terlihat adanya tanda kerusakan
dan kapal selam itu terus melaju
hingga menghilang dari
pantauan.
Pada Oktober 1959 dan Januari
1960, kapal selam serupa
kembali terpantau oleh militer
Argentina. Perburuan kembali
terjadi, namun kapal selam itu
kembali menghilang.
Kapten Ray.M Pitts, salah
seorang spesialis peperangan
kapal selam yang ikut dalam
perburuan ketiga
mengkonfirmasi kalau objek itu
memang kapal selam. Namun ia
juga mengatakan kalau ia
dilarang untuk berbicara lebih
jauh mengenai peristiwa itu.
Tahun 1963, perburuan USO
yang lain kembali terjadi. Kali ini
sonar kapal selam Amerika yang
sedang berada di Puerto Rico
menangkap sebuah objek yang
bergerak dengan kecepatan 150
knots dan berada pada jarak
20.000 kaki di bawah kapal
selam. Kapal selam itu
membuntuti objek itu selama 4
hari lamanya. Pada hari ke-4,
objek itu tiba-tiba bergerak
dengan kecepatan yang tinggi
sehingga lolos dari pantauan
sonar.
Pada Agustus 1965, para awak
kapal Raduga dari Rusia,
sementara sedang berlayar di
laut merah, melihat sebuah
objek elips berapi muncul dari
dalam air dan melayang di
permukaan selama beberapa
lama. Jarak objek itu hanya 2 mil
dari kapal. Para awak
memperkirakan kalau objek itu
memiliki diameter 60 meter dan
melayang pada ketinggian sekitar
150 meter dari atas permukaan
laut.
Pada tanggal 30 Juni 1967, para
awak kapal Naviero dari
Argentina melihat sebuah objek
silinder di dalam air. Objek itu
mengeluarkan cahaya berwarna
biru putih dan panjangnya
diperkirakan sekitar 33 meter.
Yang aneh adalah, objek itu
tidak mengeluarkan suara sama
sekali walaupun ia bergerak di
air dengan kecepatan yang
cukup tinggi. Bahkan hampir
tidak ada ombak yang tercipta
karena pergerakan benda itu.
Ketika objek itu nyaris menabrak
kapal Naviero, ia segera berubah
arah dan menyelam kembali ke
dalam air.
Pada tahun 1967, para saksi yang
terdiri dari belasan orang melihat
sebuah objek tak dikenal jatuh
ke air di Shag Harbour, Nova
Scotia, Kanada. Objek tersebut,
yang terlihat seperti sebuah
pesawat aneh, diperkirakan
memiliki panjang sekitar 18
meter. Para saksi mata juga
menyebutkan kalau pesawat itu
melayang sebentar,
mengeluarkan cahaya berwarna
oranye, lalu masuk ke dalam air.
Insiden ini sempat diberitakan
oleh media-media seluruh dunia
hingga menyebabkan pihak
militer dan polisi Kanada
melakukan pencarian besar-
besaran. Namun, pesawat
misterius tersebut tidak
ditemukan sama sekali.
Insiden Shag Harbour adalah
salah satu insiden UFO yang
paling terkenal di dunia.
Salah satu peristiwa perjumpaan
USO yang paling aneh, mungkin
yang berhubungan dengan kapal
Volga.
Pada tanggal 7 Oktober 1977,
Volga, sebuah kapal Rusia yang
digunakan untuk memperbaiki
kapal selam, sedang berada di
laut karena panggilan untuk
memperbaiki sebuah kapal
selam. Tiba-tiba 9 objek bulat
terlihat muncul dari air dan
segera mengelilinginya. Peristiwa
ini berlangsung selama 18 menit.
Saat itu juga, seluruh sistem
komunikasi di atas Volga
mengalami gangguan. Kapten
Tarantin yang memimpin segera
memerintahkan para awak untuk
mengamati objek-objek tersebut:
“Aku ingin kalian mengamati
objek tersebut dengan hati-hati
dan mengingatnya baik-baik!
Aku juga ingin kalian
menggambarnya supaya ketika
kita kembali ke Sovyet, tidak ada
yang bisa bilang kalau kapten
kalian ini gila dan mabuk!”
Pada tanggal 26 Juli 1980, para
pelaut dari kapal Brazil, Caioba-
Seahorse, melihat objek bulat
berwarna abu-abu dengan
diameter sekitar 10 meter sedang
meluncur di air. Pada saat yang
sama, cahaya terang muncul di
horizon dan mendekati objek
tersebut. Lalu, semua peralatan
di atas kapal mati secara
mendadak. Cahaya itu kemudian
bergabung dengan USO yang
ada di dalam air. Setelah itu,
USO itu naik, melayang selama
beberapa saat dan terbang
dengan kecepatan tinggi ke
angkasa.
Salah satu penampakan USO
yang paling spektakuler mungkin
adalah yang terjadi pada tanggal
14 Juni 1992. Para saksi mata di
California, mengaku melihat
ratusan pesawat aneh muncul
dari laut tanpa mengeluarkan
suara. Penampakan ini kemudian
segera dilaporkan ke pihak
kepolisian. Namun, karena sifat
penampakan yang terlalu luar
biasa, pihak kepolisian tidak
menindaklanjuti laporan ini.
Kisah penampakan California ini
pernah diangkat oleh History
Channel dalam sebuah film
dokumenternya.
Hingga hari ini, tidak ada yang
bisa memberikan penjelasan
mengenai identitas objek-objek
tersebut.
Bagi mereka yang percaya
dengan keberadaan makhluk
luar angkasa yang cerdas, USO
adalah bukti kalau makhluk luar
angkasa sesungguhnya
memantau bumi secara terus
menerus dari markas yang
dibuat di dalam laut. Jika
memang ada makhluk luar
angkasa yang berniat membuat
markas di bumi, maka pilihan
mereka untuk membuatnya di
dalam laut menjadi sebuah
pilihan yang tepat karena
memang sebagian besar
samudera kita sesungguhnya
belum terjelajahi.
Ivan T Sanderson, dalam
bukunya yang berjudul Invisible
Resident (1970) menyatakan
kalau USO adalah bukti adanya
intelijensi lain di bawah air yang
sedang mengembangkan
peradabannya.
“Jika memang ada sejenis
peradaban teknologis yang
unggul berkembang dalam
planet di bawah air, maka
peradaban ini tampaknya lebih
maju dibandingkan dengan
peradaban kita, sekitar beberapa
juta bahkan mungkin miliaran
tahun di depan kita.”
Tentu saja, argumen ini tidak bisa
dibuktikan. Namun, Sanderson
tidak sendirian karena
pemahaman ini juga dipercaya
oleh banyak pihak.
Bagi mereka yang lebih skeptis,
penjelasan mengenai
penampakan ini bisa bervariasi,
mulai dari salah lihat hingga
rekayasa. Memang tidak bisa
disangkal kalau ada
kemungkinan para awak kapal
telah melihat sebuah fenomena
alam dan menyangkanya sebagai
USO. Kejadian seperti ini banyak
terjadi dalam kasus penampakan
UFO. Namun pertanyaannya,
fenomena alam apa yang
memiliki ciri-ciri sesuai dengan
deskripsi laporan para saksi?
Inilah yang masih belum
dipastikan :
Beberapa orang lain percaya
kalau USO yang sering terlihat
sebenarnya adalah torpedo yang
sedang melaju. Namun, torpedo
tidak terbang ke udara. Ini tidak
sesuai dengan deskripsi saksi.
Jadi, sebagian lain mengajukan
teori kalau sesungguhnya USO
adalah pesawat militer yang
canggih.
Teori ini juga sering digunakan
untuk menjelaskan laporan
penampakan UFO. Jika kita
kaitkan USO dengan pesawat
militer, maka itu artinya cuma
satu: pesawat itu haruslah
sebuah pesawat yang mampu
menyelam ke dalam air dan
kemudian terbang dengan cepat.
Menariknya, pesawat jenis ini
ternyata pernah ada, paling tidak
dalam rupa prototipe.
Pada tahun 1934, Boris Petrovich
Ushakov, seorang mahasiswa
teknik dari akademi militer
Sovyet, mengajukan sebuah
rancangan pesawat yang bisa
menyelam di dalam air. Pesawat
ini ditujukan untuk menyergap
kapal musuh yang lewat dengan
cara menyelam di kedalaman
tertentu, menunggu kapal
musuh, dan menembakkan
torpedo ketika kapal musuh itu
lewat di atasnya.
Konsep Ushakov tidak pernah
dibuat karena dianggap tidak
efektif. 30 tahun kemudian, ide
Ushakov direalisasikan oleh
Donald Reid, seorang insinyur di
North American Aviation. Ia
membuat pesawat itu pada
tahun 1963 dan diberi nama Reid
Flying Submarine (RFS-1).
Hebatnya, Reid membuat
rancangannya dengan
menggunakan suku cadang
bekas pesawat dan
mengerjakannya hanya di waktu
luang.
Dalam uji coba perdana, pesawat
itu mampu terbang hingga
ketinggian 10 meter, mendarat di
air dan menyelam hingga
kedalaman beberapa meter.
Walaupun terlihat menjanjikan,
pihak militer sepertinya tidak
tertarik untuk membuat pesawat
itu hingga RFS-1 berakhir hanya
sebagai sebuah prototipe.
Namun, jangan salah. Militer
Amerika tidak tertarik dengan
RFS-1 bukan karena tidak
menyadari manfaatnya,
melainkan karena mereka sendiri
sedang membuat pesawat sejenis
yang disebut Convair yang
kemudian sering disebut
subplane. Menurut Eugene
Handler, seorang insinyur dari
pihak angkatan laut, pesawat ini
sangat ideal untuk menyerang
kapal Sovyet di laut Baltik dan
Kaspia. Tetapi, Convair ternyata
bernasib sama dengan RFS-1.
Malah, convair tidak sempat
dibuat prototipenya karena
proyek ini dibatalkan kongres
pada tahun 1966.
Hasrat mengenai pesawat sejenis
USO tidak pernah pupus dari
pikiran militer Amerika. Pada
tahun 2008, DARPA, badan riset
milik Pentagon, mengumumkan
kalau mereka telah memulai
proyek pembuatan subplane.
Pada tahun 2010 ini, pesawat ini
telah masuk kedalam tahap
pengajuan proposal karena
berbagai rancangan telah
diterima oleh mereka.
Dalam beberapa tahun,
sepertinya kita akan melihat
banyak USO mondar-mandir di
lautan lepas.
Mungkinkah USO yang terlihat
oleh para pelaut itu adalah
pesawat canggih milik militer?
Jika kita mempercayainya, maka
pertanyaannya selanjutnya
adalah apakah pada masa
perang dunia I dan II, pihak
militer (negara manapun) telah
berhasil membuat pesawat
secanggih itu?
Jika pertanyaan ini dapat
terjawab, maka saya rasa
jawaban ini dapat menjelaskan
banyak pertanyaan mengenai
penampakan UFO di seluruh
dunia.




VISUAL

GREYS ALIEN


Menurut para Ufolog,Alien itu
dibagi menjadi berbagai macam
ras/jenis.Kurang lebih terdapat
50 jenis,diantaranya:

Dari A-Z
AGHARIANS
ALPHA-DRACONIANS
ALTAIRIANS
AMPHIBIANS
ANAKIM, THE els
ANTARCTICAN
ATLANS
BERNARIANS
BOOTEANS
BURROWERS
CETIANS
CHAMELEON
CHUPACABRA(kloning antara
humanoid tipe ama greys tipe)
DRACO-BORGS
DRAGONWORMS
DWARFS
GIZAN - (atau Gizahn)
GRAILS
GREENS, THE
GREYS
GYPSIES
HAV-MUSUVS - (atau Suvians)
IGUANOIDS
IKELS OR SATYRS
INSIDERS
JANOSIAN
KORENDIAN
LEVIATHANS
LYRAN
MARTIANS
MEN IN BLACK
MOON-EYES
MOTHMEN
NAGAS
ORANGE
ORIONS
PHOENIANS
PLEIADIANS
RE-BRID/HYBIRD
RETICULANS
SASQUATCH
SERPENTS(giant snakes)
SIRIANS/ASTHAR
SOLARIANS
SYNTHETICS
TELOSIAN
TEROS
ULTERRANS - (atau
Ultraterrestrials)
UMMITES
VEGANS
VENUSIAN
Tapi,ada 4 tipe utama yang mau
aq bahas pada artikel ini dan
artikel berikutnya.
4 Tipe itu diantaranya:
1.Greys Alien/The Greys
2.Reptilian/Reptoid
3.Nordic
4.Hybrid
Ke-empat tipe alien diatas
adalah jenis2 alien paling sering
dibahas para
pemerhatinya,karena hanya
jenis-jenis merekalah yang kerap
melakukan kontak dengan
manusia.
The Greys Alien
Tipe Greys adalah jenis Alien
yang paling sering dijumpai oleh
manusia dan yang paling sering
juga melakukan penculikan
(Alien Abduction).
Selain itu, tipe inilah yang
dikabarkan jatuh di Roswell
(Roswell Incident 1947) dan kini
dikabarkan kerap melakukan
konspirasi dengan pihak militer
AS secara rahasia.
Alien tipe greys merupakan jenis
alien dari golongan serangga
dengan wajah mirip belalang.
Alien tipe greys adalah jenis
alien yang paling populer,
bahkan sudah dipakai sebagai
cap merk dagang yaitu Alien
Workshop.
Tipe Greys masih dibagi menjadi
3 type lagi,diantaranya:
1.Type A:Tinggi 4,5 ft,memuja
teknologi,Kurang bersahabat
dengan Manusia.
2.Type B:Tinggi 9-12 ft,sifatnya
hampir mirip dengan tipe
A,namun mereka memiliki
kecerdasan lebih tinggi
dibanding tipe A.Konon,Alien
jenis ini berasal dari Gugus
Bintang Orion.
3.Type C:Tinggi 3,5 ft,alien Gray
tipe C adalah jenis yang paling
sering mengunjungi Bumi
dengan UFO-nya.
Tipe C juga dikabarkan kerap
melakukan Abduction
(penculikan) terhadap
manusia.Menurut keterangan
para saksi penculikan,tipe ini
berasal dari planet Gugus
Bintang Orion yang dinamakan
Bellatrax.
Sifatnya lebih sedikit bersahabat
dengan manusia,tetapi untuk
urusan teknologi nampaknya
tipe ini masih tertinggal dari
kedua tipe yang lain.
Pada kasus jatuhnya sebuah
UFO di Roswell,July 1947
(Roswell Incident),tipe-tipe Grey-
lah yang menjadi korban-
korban kecelakaan
tersebut.Setidaknya ada empat
Alien Tipe Gray yang
mengemudikan UFO itu.
Roswell Incident setidaknya
memakan korban tiga alien Tipe
ini,satu alien lagi berhasil
selamat dan kabur mungkin
dalam keadaan terluka parah.
Ciri-ciri umum tipe Greys:
*Mempunyai ukuran Kepala
yang lebih besar dari ukuran
standart tubuhnya
*Wajahnya didominasi oleh
besar-nya kedua mata
mereka,Tipe Greys memiliki
bentuk wajah yang sedikit
lonjong,warna bola mata
gelap,bentuk mata oval dan
runcing pada sisi2-nya
*Bentuk hidung tidak
jelas,mungkin hanya berbentuk
dua lubang titik2 kecil saja
*pada mulutnya,Tipe Greys tidak
memiliki bentuk bibir
*Tidak memiliki gigi dan rongga
mulut
*Seluruh badannya tidak
ditumbuhi rambut
*Bentuk badannya sangat kurus
dan sering digambarkan
memakai pakaian metalik
*Mempunyai lengan hampir
sepanjang lututnya,dengan 4 jari
yang panjang-panjang pula
Dari hasil autopsi atas ketiga
jasad Alien korban kecelaakaan
Roswell,setidaknya didapatkan
beberapa informasi mengenai
struktur tubuhnya,
Volume otak Greys lebih besar
daripada manusia,memiliki 3
lobs pada otaknya,untuk lobs
ketiga menurut para peneliti
mungkin digunakan sebagai
komunikasi secara telepati.
Untuk warna kulit-nya,mungkin
bisa dikatakan sedikit berwarna
hijau kelabu dan elastis,tekstur
kulit licin,tidak memiliki otot.
Jenis Greys tidak memiliki alat
reproduksi,kemungkinan besar
mereka berkembang biak
dengan cara kloning.
Alien tipe Grey tidak memiliki
saluran pencernaan,namun
pada hasil autopsi,ada dua
organ yang ditemukan didalam
tubuhnya,mungkin gabungan
dari Jantung dan paru-paru.
Menurut para peneliti,mungkin
fungsi pencernaan Alien tipe
Greys melalui proses Osmosis
lewat kulitnya.




sumber: blackfiles.mywapblog.com/the-greys-alien.xhtml


VISUAL

LA PASCUALITA Manekin Misterius dari Meksiko


Berita Aneh - LA PASCUALITA
atau Little Pascuala ialah nama
manekin berbusana pengantin di

sebuah toko di kota Chihuahua,
Meksiko. La Pascualita telah
dipajang di kaca depan toko ini
selama 75 tahun dan tampaknya
tak ada satupun orang yang
berani memindahkan boneka
berambut abu-abu ini dari
tempatnya.
La Pascualita bukan manekin
biasa. La Pascualita ialah urban
legend di kota Chihuahua. Tapi
La Pascualita bukan lagi hal yang
aneh bagi warga Chihuahua.
Seperti ditulis Oddity Central,
boneka ini pertama kali dipajang
pada 25 Maret 1930, dengan
mengenakan gaun pengantin
yang indah dan menarik setiap
pasang mata yang melihatnya.
Di tahun 1930, La Pascualita
termasuk boneka manekin
dengan kualitas terbaik di kota
itu. Setiap orang yang melewati
toko ini, tidak akan mampu
melepaskan pandangannya dari
wajah La Pascualita yang cantik,
dua bola mata yang besar, serta
warna kulitnya yang
mempesona.
Orang-orang yang pernah
melihat La Pascualita lama-
kelamaan tersadar, ternyata
wajah boneka ini sangat mirip
dengan Pascuala Esparza, sang
pemilik toko.
Berbagai isu pun berdatangan.
Salah satunya, ada yang
menyebutkan bahwa La
Pascualita merupakan mumi
tubuh jenazah puteri Esparza
yang wafat akibat digigit laba-
laba beracun. Sang gadis wafat
tepat di hari pernikahannya,
kemungkinan saat mengenakan
gaun pengantin yang kini
melekat di tubuh La Pascualita.
Esparza bersikeras menepis
rumor ini, namun warga
Chihuahua lebih percaya pada
rumor yang semakin meluas.
Nama La Pascualita juga terlanjur
melekat pada sang manekin
misterius. Cerita-cerita horor
seputar boneka La Pascualita
juga masih beredar hingga kini,
di antaranya boneka dapat
hidup dan berganti posisi di
malam hari, atau matanya yang
akan mengikuti Anda
kemanapun saat Anda berada di
dalam toko.
“Setiap kali saya berada di dekat
Pascualita, tangan saya langsung
keluar keringat dingin. Tangan
boneka ini sangat nyata, dia
bahkan memiliki garis varises di
kakinya. Saya percaya dia
manusia betulan,” ungkap Sonia
Burciaga, sang penjaga toko.
Ada yang percaya, ada pula yang
tidak, salah satunya situs The
Museum of Hoaxes. La Pascualita
–menurut situs ini- hanyalah
boneka biasa, karena mustahil
untuk mengawetkan manusia
dengan bentuk yang sangat
sempurna. Ditambah lagi,
kulitnya tetap mulus bak
porselen sampai puluhan tahun.


SUMBER: berita-aneh.blogspot.com/2012/07/la-pascualita-manekin-misterius-dari.html?m=1


VISUAL

Foto Burung Angry Birds Di Dunia Nyata

Permainan
lempar burung-burung marah
itu sudah menjadi salah satu

game paling populer sedunia,
hampir semua orang pengguna
internet, pc, atau smartphone,
mengetahuinya, bahkan saking
populernya, permainan yang
sebenarnya merupakan sebuah
game simpel ini di bahas dan
menjadi bahan ujian fisika.
Namun mungkin ada sedikit
pertanyaan pernah terbersit
terkait game Angry Birds ini,
ingin tahu sebenarnya seperti
apa sih wujud atau rupa
burung-burung pemarah itu di
dunia nyata atau alam liar?
Nah, mungkin foto-foto burung
ini bisa memberi gambaran
karakter burung-burung unik
dan lucu-lucu yang menjadi
inspirasi dan hadir dalam game
terpopuler itu.

SUMBER: berita-aneh.blogspot.com/2012/07/foto-burung-amgry-birds-di-dunia-nyata.html?m=1


VISUAL

INIKAH BENTUK MAKHLUK PLANET LAIN YANG ASLI



Bentuk alien sebenarnya seperti
ubur-ubur, bukan seperti yang
selama ini kita lihat di film-film

Hollywood.

Kaget? Pastinya. Walah baru
sebatas dugaan, tetap inilah teori
terbaru yang diklaim seorang
ilmuwan, Maggie Aderin-Pocock
(Ahli Satelit dan Penasihat
Pemerintah).
Alasannya, menurut Maggie,
mahluk planet tidak berasal dari
unsur karbon seperti manusia,
melainkan silikon. Sehingga, alien
bisa menyerap cahaya, bisa
beradaptasi dengan berbicara
lewat gelombang cahaya.
Pokoknya serba beda dari
manusia.
"imajinasi yang kita alami
dibatasi oleh apa yang kita lihat
di sekitar kita dan penerimaan
konvensional, bahwa hidup
(bentuk kehidupan) berbasis
karbon dan membutuhkan air.
Tapi beberapa peneliti
melakukan pekerjaan yang
menarik, bermain dengan ide-ide
seperti bentuk kehidupan
berbasis silikon yang
berkembang di planet lain,
karena lingkungannya sangat
berbeda dari bumi," papar
Maggie.
Dr. Maggie Aderin-Pocock juga
mengungkapkan, sebenarnya
peneliti astronomi belum bisa
menemukan kehidupan lain
walau telah mengamati milyaran
planet di galaksi Bima Sakti saja.

Bahkan, berkomunikasi melintasi
tata surya merupakan tantangan
besar. Misalnya, pesawat ruang
angkasa Voyager 1, yang telah
membawa rekaman salam dari
Bumi pada perjalanan melalui
tata surya sejak tahun 1977, saat
ini baru saja akan meninggalkan
tata surya di belakang dan
menuju ruang dalam. Dan,
belum ada laporan tentang
komunikasi dengan alien dari
planet lain.
Kemungkinan, menurut Maggie,
kalaupun ada mahluk di planet
lain belum tentu memiliki
kecerdasan yang melebihi
manusia. Bisa jadi mereka tidak
cukup cerdas untuk dapat
berkomunikasi dengan manusia.
Maka yang jadi permasalahan
bukanlah eksistensi mahluk di
planet lain, melainkan
bagaimana cara mengetahui dan
bisa berkomunikasi dengan
mereka.
Ya, ilmuwan masih terus mencari
dan mencari.




SUMBER:  sookces.blogspot.com/2012/07/inikah-bentuk-mahluk-planet-lain-yang.html?m=1


VISUAL

ADAM BRIDGE


Adam Bridge,atau yang kerap
dijuluki Rama Bridge
merupakan salah satu
"Mysterious Places in the

World's".Jembatan purba
misterius sepanjang 18 mil (30
Km) yang menghubungkan
antara Manand Island (Srilanka)
dan Pamban Island (India) ini
diperkirakan telah berumur
1.000.000 tahun lebih!! Citra
dari Rama Brige sendiri sangat
mudah terlihat dari atas
permukaan air laut karena
letaknya yang tidak terlalu
dalam,yaitu hanya tergenang
sedalam kira-kira 1,2 meter (jika
air laut sedang surut).Status
dari jembatan tsb masih
merupakan misteri hingga saat
ini,menurut tafsiran para
ahli,diperkirakan mungkin Rama
Bridge sangat erat kaitannya
dengan Epos terkenal India,
Ramayana.Srilankan Archeology
Department telah
mengeluarkan suatu statment
yang menyebutkan usia Rama
Bridge mungkin berkisar
diantara 1.000.000 hingga
2.000.000 tahun,
namun apakah jembatan ini
benar-benar terbentuk secara
alami ataukah merupakan
suatu mahakarya manusia hal
itu belum bisa mereka
terangkan.S.U.Deraniyagala,
Direktur Jenderal Arkeologi
Srilanka yang juga merupakan
pengarang buku "Early Man
and the Rise of Civilization in Sri
Lanka: the Archaeological
Evidence" mengatakan bahwa
peradaban manusia telah
muncul di Kaki Gunung
Himalaya sekitar 2.000.000
tahun silam,walaupun menurut
para sejarawan peradaban
paling awal didaratan India
adalah peradaban bangsa Ca,
hal itu bukan merupakan suatu
jaminan bahwa terdapat
peradaban yang lebih tua lagi
dari mereka sebelumnya.Para
sarjana menaksirkan bahwa
mungkin jembatan purba ini
dibangun setelah daratan
Srilanka terpisah oleh India
jutaan tahun silam)



SUMBER: whitecandi.blogspot.com/2011/03/adam-bridge.html?m=1

VISUAL